Rabu, 01 Mei 2013

Ide Kepala BUMN Mengajar

Dahlan Wajibkan Dirut BUMN Mengajar di Sekolah
Kamis, 2 Mei 2013 | 11:37 WIB
KOMPAS/HERU SRI KUMORO Menteri BUMN Dahlan Iskan
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri BUMN Dahlan Iskan menginstruksikan seluruh direktur utama perusahaan milik negara (BUMN) untuk mengajar di jenjang pendidikan dasar dan lanjutan menyambut Hari Kebangkitan Bangsa.
Seluruh Dirut BUMN, tidak ada kecuali harus mau mengabdikan diri membagi ilmu yang dikuasainya kepada anak-anak sekolah.
-- Dahlan Iskan
"Seluruh Dirut BUMN, tidak ada kecuali harus mau mengabdikan diri membagi ilmu yang dikuasainya kepada anak-anak sekolah," katanya usai menggelar Rapat Pimpinan Kementerian BUMN, di Kantor Pusat Jamsostek, Jakarta, Kamis.
Menurut Dahlan, program "Dirut BUMN Mengajar Sekolah" ini selain meningkatkan ilmu pengetahuan siswa juga menjadi bagian dari pengabdian BUMN kepada lingkungan dan masyarakat.
Ia mengaku, ide agar Dirut BUMN ikut terjun ke masyarakat membagi ilmu kepada masyarakat datang dari Rektor Universitas Paramadina Prof Anies R. Baswedan.
"Pemikiran Anis Baswedan ini bagus dan sangat mulia, jadi harus ditindaklanjuti," katanya.
Para Dirut BUMN, kata Dahlan, bisa menjadi inspirasi bagi para siswa sekolah dasar dan lanjutan bahwa bagaimana membentuk sebuah perusahaan, mengelola pengusaha, hingga bagaimana membuat perusahaan bisa tetap berkembang.
Adapun teknis dan metode pengajaran yang akan diberikan oleh para Dirut tersebut disesuaikan dengan lokasi dan bidang ilmu yang dimiliki, misalnya Pertamina mengajarkan soal pengelolaan migas, PLN memberikan pemahaman soal kelistrikan dan hemat listrik, Bank BUMN soal pembiayaan dan lainnya. Saat ini jumlah BUMN mencapai 142 perusahaan.
"Seorang Dirut bisa mengajar di 2-3 sekolah. Jadwalnya bisa disesuaikan, dicari waktu yang tidak mengganggu pekerjaan," ujarnya.

Minggu, 31 Maret 2013

Kebahagiaan Memang Hanya Sebentar

Ketika membeli sesuatu, rasa bahagia dan senang muncul saat itu dan bahkan berjalan samapai berhari-hari, mungkin seminggu bahkan hanya sebentar.
Dahlan Iskan baru saja merasakan kesenangan dan kebahagiaan karena BUMN PT Pertamina berhasil mencapai keuntungan 25 Trilyun. Bahkan laba terbesar yang bisa dicapai sebuah perusahaan apapun di Indonesia sepanjang 2012. Namun baru saja di rilis di Twitter ada orang yang mengomentari bahwa perusahaan tetangga kita Petronas lebih jauh beruntung dari pada pertamina. Pertamina masih kalah jauh dengan Petronas yang labanya 160 Trilyun.
Dahlan Iskan langsung memutar otak untuk mencari jalan keluar bisa mengalahkan Petronas. Kebahagian Dahlan Iskan ternyata hanya sehari dua hari.
Sama dengan ketika dia memegang Persibaya. Ketika peluit panjang dibunyikan sebagai tanda berakhirnya pertanduingan itu, maka kebahagiaan kemengan muncul, namun setelah keluar dan dari stadion ada yang mewawancarai berapa bonus yang diberikan kepada pemain Pak!!!.. saat itu juga kebahagiaan itu sirna diganti dengan bagaimana cara mencari uang.

Luar biasa panggung dunia ini. Begitu mudahnya muncul juga tidak lama menghilang.,